Midnight’s Speaking
January 23rd, 2007 by guitarismysoulKatakan kalau aku mempunyai otak ataupun tidak untuk berpikir,tapi tolong tanyakan sebelumnya pada diri kamu sendiri…Apakah aku pernah melihat otakku? Bahkan kamu sendiri belum pernah melihat otakmu sendiri kan…
Tiap 1 windu hidup orang akan berubah, beberapa orang bisa membacanya dari garis tangan,jangan menyangkal dan katakan dan bilang itu takhyul karena hal itu untuk beberapa dari mereka adalah sebuah karunia Nya
Siapa yang menghapus air mata kamu saat kamu sedih jika bukan kamu sendiri…daripada menunggu orang lain yang akan membasuhnya atau seseorang yang kebetulan..kebetulan ada di samping kamu dan memanfaatkan segalanya termasuk kesedihan kamu yang sesaat dibasuh dengan ludah mereka.
Takkan aku genggam dirimu seperti pasir yang pasti menyeruak dari sela sela jemariku..tak juga aku buka telapak tangan ini agar dirimu terbang perlahan seperti pasir pasir itu, karena dirimu tergores dalam hati dan jiwa ini.
Beberapa berkata rasa kehilangan akan kamu rasakan saat kamu tau bahwa dia akan pergi walaupun sesaat…kenapa? Lebih dalam lagi tanya pada diri kamu sendiri apa yang akan terjadi nanti…apa kamu tau yang akan terjadi nanti…? Gak bakal ada yang tau, hanya prediksi sekian persen benarnya. Sesaat kedepan yang ada mungkin…mungkin dirimu tak akan pernah melihatnya lagi..karena sesuatu yang abstrak yang kamu kenal dengan NYAWA…adalah hal yang paling dekat selama ini…terkamuflase oleh perasaan
Kasih Sayang apa yang kamu inginkan? Cari dimana? Sama siapa? Yang namanya hal hal itu gak perlu di cari,di inginkan atau apalah itu…karena hanya membuat kita perlahan lahan menjadi egois,sadari saja dengan kita menyayangi yang lain secara ikhlas…
Kadang aku berharap menjadi Matahari secara abstrak…tapi sangat sulit untuk itu karena sifat manusia yang akan selalu menyalahkan dan mengeluh.."Udara hari ini panas banget ya..","Aduh,kemarau tahun ini lama banget sih..pada kering semua nih!"
Sabar gak akan ada batasnya terutama untuk orang yang kita sayangi…tapi keterbatasan itu ada pada manusia…Jangan katakan "DIMANA SALAHKU,APA SALAHKU?" Pikirkan dulu dimana benarmu…kadang aneh memikirkan kata kata tadi..terkadang manusia bisa berkata AKU BENAR setelah dia pernah mengalami AKU SALAH dan menyadari hal itu…
Apa kalian mau mengangkat orang yang sudah jatuh dan penuh darah karena kebodohannya dia sendiri saat berjalan gak liat jalannya..atau hanya menyindir,"Makanya kalao jalan pake mata!" Atau mungkin mungkin kalian hanya akan berkomentar "Ini sih gambar corat coret benang kusut yang gak jelas!" tanpa melihat celah putih diantaranya yang masih belum terjamah,kalaupun tidak ada cermati makna dari coretan itu…karena itu cerminan jiwa seseorang yang belum sempat terucapkan bahkan mungkin tak pernah sampai atau mampir dilidahnya…